Senin, 17 November 2014

Kopi Robusta Nusantara


Istilah Kopi Robusta
 
Istilah “Robusta” sebenarnya merupakan sebutan untuk varietas yang ditanam secara luas dari spesies ini. Spesies ini merupakan tanaman yang berupa semak belukar secara keseluruhannya atau pohon kecil yang tumbuh sampai 10 meter tingginya, akan tetapi memiliki sistem perakaran yang dangkal. Buahnya berbentuk bulat dan membutuhkan 11 bulan untuk menjadi matang, benih (biji kopi) berbentuk oval dan lebih kecil dibandingkan dengan Kopi Arabika. Seperti dikutip dari Wikipedia, Kopi robusta tumbuh di Afrika Barat dan Tengah, sepanjang Asia Tenggara dan tentunya di Brazil, di Brazil sendiri kopi jenis ini dikenal dengan nama Conillon.

Kopi Robusta merupakan keturunan dari beberapa spesies kopi, terutama Coffea canephora. Tumbuh baik di ketinggian 400-700 m dpl, temperatur 21-24° C dengan bulan kering 3-4 bulan secara berturut-turut dan 3-4 kali hujan kiriman. Kualitas buah lebih rendah dari Arabika dan Liberika.

Kopi Robusta  seperti yang telah dijelaskan diatas memiliki ukuran biji yang besar , berbentuk oval, tinggi kafein dan memiliki aroma yang kurang harum. Robusta dapat dikembangkan dalam lingkungan dalam lingkungan dimana arabika tidak akan tumbuh, dan membuatnya menjadi pengganti arabika yang murah. Robusta biasanya tidak dinikmati sendiri, dikarenakan rasanya yang pahit dan asam.



Klasifikasi Robusta 

Kopi robusta (Coffea rubusta Lindl ex DeWild) 
Divisi: Spermatophyta 
Subdivisi: Angiospermae
Kelas: Dicotyledoneae
Bangsa: Rubiales
Suku: Rubiaceae 
Marga: Coffea

Spesies: Coffea rubusta Lindl ex DeWild
 
Ciri ciri Kopi Robusta:
  • Habitus: perdu, tahunan, tinggi kurang lebih 5 meter
  • Batang: berkayu, keras, tegak, putih keabu abuan.
  • Daun: tunggal. Bulat telur, mengkilat, ujung runcing, tepi merata, pangkal tumpul, panjang 5 – 15 cm dan lebar 4 – 7 cm.
  • Bunga: majemuk, berbentuk paying, diketiak daun kelopak berbagi lima, hijau, mahkota berbentuk bintang, putih, benang sari lima, tangka sari putih, kepala sari hitam, panjang putik kurang lebih 3 cm kepala putik cokelat, putih.
  • Buah: bulat telur, berdiameter kurang lebih 5 mm, masih muda hijau setelah tua berwarna merah.
  • Biji: bulat telur, brbelah dua, keras, putih kotor.
  • Akar: tunggang dan berwarna kuning muda

Kandungan Kimia dan Khasiat Robusta

Daun kopi mengandung alkalonida saponin, flavonida, dan polifenol. Biji kopi Robusta sendiri berkhasiat sebagai pencegah keracunan, obat batuk, dan peluruh air seni.

Mau bergabung dengan KOALISI ( Komunitas Kopi Arabika Asli Indonesia ) silahkan kunjungi di facebook kami.




1 komentar:

  1. sangat berguna share nya..terima kasih gan..dinantikan artikel berikutnya

    BalasHapus